Baby Camera: Karena Moment bersama Si Kecil adalah Priceless...

18.30

Menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warohmah adalah impian bagi setiap keluarga. Munculnya buah hati tentunya semakin menambah kebahagiaan dan kegembiraan pasangan suami istri. Momen-momen saat sang buah hati muncul di dunia dan menghibur kita dengan gerak-geriknya adalah saat-saat penting untuk dinikmati, yang tak dapat terganti oleh momen lainnya. Saat dia pertama kali bisa mengucapkan sesuatu, pertama kali bisa merambat, pertama kali bisa merangkak. Aahhh, priceless..
Momen bersama Si Kecil: Priceless... (source foto: dari sini)
Namun, ada kalanya momen-momen indah itu terlewatkan oleh ratusan, bahkan mungkin ribuan dan jutaan pasangan di muka bumi ini. Ada kalanya terlewatkan karena memang tidak sengaja melewatkannya, atau memang tuntutan keadaan. Misalnya,

Pasangan suami-istri yang sama-sama bekerja untuk menghidupi keluarga. Keadaan seperti ini jamak ditemui pada saat ini. Suami menjalankan kewajibannya sebagai kepala keluarga dan istri memilih menjadi wanita karir untuk membantu menopang keuangan keluarga. Mereka umumnya memilih mendatangkan baby sitter atau pembantu rumah tangga untuk merawat buah hati mereka. Akibatnya? Baby sitter/pembantu rumah tanggalah yang menyaksikan masa-masa terindah si kecil. Saat mereka pertama kali meneriakkan “Mah, Yah, Bunda”. Atau saat mereka pertama kali berjalan bersama baby sitter. Mereka pun akan cenderung lebih dekat dan lebih mengandalkan si “Mbok/Mbak” daripada dengan orang tua sendiri.

Contoh lain adalah suami sedang bekerja, dan istri sedang mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Terkadang, “aksi” si kecil muncul secara tiba-tiba. Sang Bunda sedang memasak di dapur, tiba-tiba si kecil merangkak keluar dari kamar tidurnya. Atau saat bangun tidur, bukan tangisan yang terdengar, tapi ucapan “Mik, Mik..” (mimik), dan lain sebagainya. Nah, momen-momen seperti itu seringkali terlewatkan oleh sang bunda. Sang ayah pun tentunya juga ingin melihat kelucuan putra-putrinya dan ingin menyaksikan sendiri tingkah laku si kecil, bukan dari cerita saja.
D-Link DCS-825L Wi-Fi Baby Camera
Saat ini, kehilangan momen bersama si kecil tak akan terjadi lagi berkat kecanggihan teknologi dari D-Link. Melalui DCS-825L Wi-Fi Baby Camera, para orang tua dapat memantau kegiatan si kecil kapan pun dimana pun melalui smartphone yang dimiliki, karena software aplikasi Baby Camera “Mydlink Baby Camera Monitor” men-support smartphone berbasis Android atau smartphone berbasis iOS. Fitur-fitur seperti sistem audio 2 arah, lullaby penenang si kecil, perekam video, hingga notifikasi gerak dan suhu ruangan akan sangat membantu orang tua memantau dan merawat si kecil dari tempat kerja, ataupun dari rumah.

"Itu beneran, bisa kayak gitu?"

Oke deh, mari kita review sedikit (tapi sedikit disini=banyak) keunggulan dan fungsi canggih dari D-Link DCS-825L Wi-Fi Baby Camera ini, ya..

1. Kamera dengan HD resolution (1280x720) yang dilengkapi LED infrared yang aktif secara otomatis ketika ruangan gelap

Fitur ini memudahkan orang tua memantau gerak-gerik si kecil dimanapun dan kapan pun menggunakan smartphone yang dimiliki. Momen-momen saat si kecil tersenyum, tertawa, atau berjalan akan tersaji secara langsung dengan fitur Live Streaming yang dimiliki Baby Camera, atau momen tersebut juga dapat diabadikan secara clear and bright melalui fitur Video Recording yang juga dimiliki Baby Camera. Jadi, ayah atau Bunda tidak perlu takut kehilangan momen si kecil.
Day or Night, Live Video!!
Ayah dan bunda juga tidak perlu risau saat memantau si kecil yang tidur di kamar berbeda saat malam tiba. Fitur LED infrared membuat Baby Camera dapat mengabadikan dengan jelas saat si kecil gelisah atau terbangun. Tapi...jangan kaget juga ya, kalo nanti Baby Camera juga bisa merekam “aktifitas lain” di kamar si kecil. Hahahhaa.. (kebanyakan nonton Insidious sama Supernatural :p).

D-Link Baby Camera juga bisa meng-capture foto dengan 4x Zoom lho, yang membuat Bunda tidak kehilangan momen disaat si kecil beraksi.

2. Munculnya notifikasi di smartphone saat Baby Camera mendeteksi gerakan atau suara dari si kecil

Fitur ini sangat membantu ayah dan bunda saat si kecil tiba-tiba menangis, atau gelisah. Atau ketika ada gerakan “membahayakan” dari si kecil seperti mau jatuh dari tempat tidur saat si kecil tidur, Anda dapat segera mengantisipasinya lebih dini. Ayah-bunda juga dapat memainkan 5 jenis Lullaby yang berbeda untuk menenangkan si kecil saat menangis atau untuk me-ninabobok-kannya hanya melalui tombol yang ada dalam aplikasi atau dengan menekan tombol yang terdapat pada Baby Camera.
Penampakan dan fitur D-Link DCS-825L Wi-Fi Baby Camera
3. Sensor temperature untuk memastikan si kecil mendapatkan suhu ideal dalam ruangannya

Dengan 3 jenis lampu indikator di perangkat Baby Camera, para orang tua dapat mengetahui apakah suhu ruangan sudah ideal buat si kecil atau belum. Biru mengindikasikan bahwa ruangan terlalu dingin, merah terlalu panas, dan lampu hijau memberikan indikasi bahwa suhu ruangan sudah ideal. Suhu ideal akan memberikan rasa aman dan nyaman pada si kecil.
Masing-masing lampu memiliki arti :)
4. Sistem audio dua arah

Fitur ini mirip fitur pemantau tangisan bayi yang sering muncul pada film-film horor (lagi), hehehe... :p Tapi Baby Camera memiliki fitur yang jauh lebih lengkap dan lebih canggih daripada sekedar pemantau suara bayi.

Baby Camera memungkinkan ayah-bunda mendengarkan suara sang buah hati dari smartphone/tablet dimanapun dan kapanpun. Si kecil enggak mau berhenti nangis sebelum denger suara Bundanya? Tenang saja, karena Baby Camera menganut sistem audio dua arah, jadi Bunda juga bisa berkomunikasi dan menenangkan si kecil secara langsung melalui smartphone Bunda.

5. Mudah dibawa dan diletakkan sehingga sangat membantu memonitor gerak si kecil dimana saja

Sifat Baby Camera yang portable, memudahkan Ayah-Bunda memantau gerak si kecil dimana saja, bahkan saat bepergian dan tidak ada koneksi internet. Cukup hubungkan perangkat mobile Ayah-Bunda ke Wi-Fi Baby Camera wireless network untuk memonitor buah hati dalam jarak dekat. Karena, selain dapat menghubungkan Baby Camera melalui perangkat wireless network yang tersambung ke internet, Baby Camera juga dapat dikoneksikan secara langsung dengan smartphone/tablet.
Berikut 3 pilihan cara menghubungkan Baby Camera ke mobile device Anda:
1. Hubungkan perangkat Baby Camera melaului wireless network di rumah
2. Hubungkan Baby Camera ke internet menggunakan perangkat wireless dirumah anda yang terhubung ke Internet
3. Tidak perlu perangkat wireless, lakukan koneksi secara langsung ke wireless yang dimiliki Baby Camera
Menambah fitur portablenya, selain menggunakan adaptor 5VDC/1,5 A, D-Link Baby Camera juga dapat disambungin ke baterai eksternal, lho, atau powerbank dengan output minimal 2 A. Waoww..

6. Fitur tambahan yang enggak kalah penting: hemat listrik, fleksibel, dan support MicroSD/SDHC

Make' Baby Camera bikin boros listrik? Kata siapa? Baby Camera cuma mengonsumsi daya sebesar 7,5 Watt aja kok (maksimal). Hemat!

Fleksibel, karena Baby Camera bisa dipasang/ditempel di tembok kamar atau ditaruh di meja agar mudah dipindahkan Bunda. Angle of view-nya juga beragam lho. Bisa diatur pada (H) 66.18°, (V) 35.9°, atau (D) 76.22°. Tinggal diatur yang pas deh.

Merekam momen si kecil enggak cukup 1-2 menit video atau 1-2 foto, dong? Menyaksikan momen si kecil secara full dapat dibayar dengan tuntas karena D-Link Baby Camera men-support MicroSD/SDHC dengan kapasitas up to 32 GB. Jadi enggak perlu takut kehilangan momen bersama si kecil lagi.

Nah, lengkap banget kan, fitur dari D-Link DCS-825L Wi-Fi Baby Camera? Si Ayah enggak cuma dapet cerita aksi si kecil dari Bunda lagi, tapi bisa ngeliat langsung via rekaman. Momen unik si kecil juga sekarang enggak cuma dilihat sama si Mbok atau si Mbak. Walaupun Ayah dan Bunda kerja, Ayah dan Bunda juga bisa, ngeliat momen lucu si kecil di kantor. Dan bisa berulang-ulang, karena ada rekamannya.

Ngebaca review ini jadi pengen beli?? Aduh aduh, jangan beli ke saya ya, saya bukan penjualnya. Hehehe.. Nih, untuk info lengkap, saya kasih alamat situs D-Link, ya.
Kunjungi aja http://www.dlink.co.id/
Karena disitu tercantum daftar Reseller dan Distributor D-Link DCS-825L Wi-Fi Baby Camera.

Atau kalo mau tanya dan melihat beragam fitur D-Link DCS-825L Wi-Fi Baby Camera lebih jelas dan langsung dari D-Link Indonesia, coba aja kunjungi Facebook Fans Page dan Official Twitter-nya di:
https://www.facebook.com/DlinkIndonesia
https://twitter.com/DlinkID

Saya kasih bonus ya.. Ini bisa diliat feature video dari D-Link DCS-825L Wi-Fi Baby Camera di bawah ini.

Atau video satunya ada di link ini.

Karena saya baik hati, saya kasih lagi bonus dari Facebook Page D-Link Indonesia, yaitu:
Cara install D-Link DCS-825L Wi-Fi Baby Camera:
ftp://public.dlink.co.id/Camera/1.%20Fixed/DCS-825L/DCS-825L.pptx
Dan datasheet D-Link DCS-825L Wi-Fi Baby Camera:

Dengan D-Link DCS-825L Wi-Fi Baby Camera, Anda Tidak Kehilangan Moment bersama Si Kecil.

You Might Also Like

3 comments

  1. Jadi pengen punya baby camera.. :)
    Sukses buat lombanya yaa..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya juga kepengen Bu.. Soalnya keponakan suka banget maen2 kesana-sini di rumah.. Hehe
      Makasih, Bu.. :)

      Hapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus

Popular Posts

Like us on Facebook

Cari HP?